Pertemanan | Friendship
info@paketwisatayogyakarta.com
Tel : 0274520545 | Whatsapp : 08112637768

Nuansa romantis di Pantai Drini

Nuansa romantis di Pantai Drini
Drini

Gunung Kidul memang memiliki banyak  pantai cantik. Dengan keindahan pantai pasir putihnya banyak wisatawan tertarik untuk singgah bercengkrama di bagian selatan Gunung Kidul ini. Satu dari sekian pantai yang mewarnai Gunung Kidul adalah Pantai Drini. Setelah menempuh sekitar 2 jam perjalanan dengan motor atau mobil pribadi Anda akan merasakan bahwa perjalanan Anda tidaklah sia-sia menemukan Pantai Drini.

Begitu sampai tempat, Anda akan disambut semilir angin pantai yang menyejukkan, angin pantai yang mampu menyegarkan Anda atas segala penat selama perjalanan. Di tempat parkir Pantai Drini Anda akan menemukan tempat ibadah, beberapa toilet umum, dan penjual makanan ringan. Anda dapat membeli makanan ringan (udang goreng, peyek, wader goreng, kripik) di Pantai Drini dengan harga terjangkau, beramah-ramahlah siapa tau Anda akan dikasih bonus atau diberi harga lebih murah.  Dari parkiran, Anda akan menuruni tangga untuk menuju Pantai Drini.

Nuansa romantis di Pantai DriniYa, Selamat Datang di Pantai Drini.  Anda langsung dapat melihat ciri khas Pantai Drini berupa pulau karang di bibir pantai. Sebelum Anda bermain pantai berbasah-basahan di Pantai Drini, sangat disarankan Anda terlebih dahulu menuju pulau karang tersebut. Konon di pulau tersebut banyak ditumbuhi santigi (Pemphis acidula), atau masyarakat di sini biasa menyebutnya drini. Itulah kenapa pantai dan pulau ini diberi nama drini. Anda cukup berjalan menuju pulau karang dan sudah tersedia anak tangga untuk mencapai  atas Pulau Karang. Dari atas Pulau Karang Pantai Drini akan merasakan bagaimana debur ombak laut selatan berpacu bermesraan memeluk tebing-tebing bukit sekitar.

Setelah menyusuri Karang, Anda bisa memilih mau Pantai Drini sisi timur atau Pantai Drini sisi barat. Sisi timur sangat berbeda dengan sisi barat. Jika Anda membawa anak kecil sangat disarankan Anda memilih sisi timur Pantai Drini. Di sisi timur airnya lebih tenang sehingga Anda bisa berendam dalam kehangatan air asin untuk melemaskan otot yang lelah selepas menyusuri pulau karang. Bolehlah jika sisi timur Pantai Drini dikatakan semacam laguna. Sisi barat Pantai Drini tidak kalah indah. Anda dapat melihat beberapa kapal nelayan berbaris di Pantai Drini. Karakter ombak yang lebih keras dan langsung menuju samudera tanpa karang menghalangi menjadi tempat yang tepat bagi para nelayan untuk jalur berangkat dan pulang melaut. Jika Anda ingin menikmati debur ombak yang lebih mantab, sisi baratlah tempatnya. Jika Anda beruntung, Anda akan menemukan nelayan yang pulang melaut dan melelang hasil tangkapannya.  Pasti lebih nikmat rasanya.

Nuansa romantis di Pantai DriniPuas bermain air, Anda dapan beristirahat di gazebo sembari memesan makanan dan minuman di warung sekitar. Jika tidak disediakan menu dan tidak dicantumkan harga, ada baiknya Anda bertanya tentang makanan apa yang bisa disajikan beserta harganya. Umumnya tersedia ikan bakar, ikan goreng,  dan udang goreng. Untuk memuaskan dahaga Anda biasanya tersedia es kelapa muda.

Lalu di mana romantisnya? Datanglah mendekati senja bersama dengan pasangan Anda. Silakan menikmati Sunset di Pantai Drini. Jika beruntung Anda akan menikmati suasana yang jauh lebih romantis daripada di Pantai Kuta Bali, ketika matahari dengan tulus merelakan dirinya ditelan samudra untuk sementara. Pantai Drini yang lebih bersih, Pantai Drini yang lebih privat, Pantai Drini yang lebih syahdu akan membuat kenangan manis bagi Anda dan pasangan Anda. Silakan dicoba.

Cara menuju ke Pantai Drini :

Dari kota Yogyakarta – Jl Piyungan – Jl Wonosari – Wonosari kota – Ikuti plang ke Pantai Baron

Transportasi menuju ke Pantai Drini :

  • Dengan kendaraan umum : Dari kota Yogyakarta – ambil bis jurusan jl piyungan (turun di ring road jl piyungan) – naik bis menuju Wonosari kota (terminal bis) – pindah bis menuju Pantai Baron
  • Sewa motor 
  • Sewa mobil 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
About the Author

Leave a Reply

*