Pertemanan | Friendship
info@pamitrantours.com
Tel : 0274520545 | Whatsapp : 08112637768

Perjalanan Mencari Sejarah yang Terlupakan ke 10 Candi Terpopuler di Jogja

10 Candi Terpopuler di Jogja

10 candi populer di jogja dan nerwisata ke Jogja pasti melekat dengan kunjungan ke bangunan suci umat Hindu ataupun Buddha yaitu candi. Saking banyaknya candi di Jogja, kota Pariwisata ini mendapat julukan sebagai kota seribu candi. Bagaimana tidak? Meskipun Jogja termasuk kota kecil di Jawa, ia memiliki banyak sekali candi-candi dan juga situs yang masih diperbaiki agar bisa kembali seperti candi yang semula. Candi-candi Jogja ini ada yang memakan area luas dan ada juga yang terletak di antara kawasan rumah-rumah warga masa kini.

Wisata candi-candi Jogja menawarkan kesan tersendiri pada para pengunjungnya. Setidaknya ketika kita melakukan perjalanan ke candi-candi tersebut, kita jadi tahu banyak mengenai sejarah yang mungkin kita lupakan atau justru belum kita kenal sama sekali. Tour Candi Jogja ini pas sekali buat anda yang suka mengenal ha lasing terutama ingin tahu mengenai sejarah seutuhnya tentang nenek moyang dan kehidupan Indonesia di masa lampau. Masa dimana kerajaan-kerajaan besar berdiri di tanah kaya Indonesia.

Baca juga :

 

Daftar candi terbaik di Jogja

Untuk yang sudah penasaran candi-candi terbaik mana sajakah yang harus dikunjungi, kami akan berikan informasinya pada anda. Dan jangan lupa, untuk menggunakan Pamitran Tours agar perjalanan mencari sejarah yang terlupakan ke candi-candi Jogja memuaskan.

  1. Kawasan Candi Prambanan

Ketika anda ke Jogja, pikiran pasti langsung tertuju pada Candi Prambanan yang megah yang sekaligus menjadi candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. Banyak yang menyebutnya sebagai Candi Roro Jonggrang terkait dengan legenda seorang putri Raja raksasa yang cantik jelita yang menolak menikahi pangeran tampan Bandung Bondowoso dari kerajaan lain. Candi berbentuk bangunan kuil yang menjulang tinggi dan dibangun oleh Wangsa Sanjaya tahun 850 M. Ditetapkan menjadi Cagar Budaya Dunia, Prambanan memiliki tiga bangunan kuil utama di pelataran utamanya sebagai pengingat umat Hindu terhadap Dewa Trimurti mereka. Di dalam kompleks Prambanan anda juga bisa menemukan Candi Sewu, Candi Lumbung, dan Candi Bubrah.

2. Candi Ratu Boko

Sejarahnya yang tak terpisahkan dari Candi Prambanan menjadikannya destinasi sejarah yang selanjutnya. Menurut legenda, candi Ratu Boko inilah yang menjadi kerajaan Raja Raksasa Boko, ayah dari Roro Jonggrang. Jika dirunut dari segi sejarah, tempat ini adalah candi multifungsi yang digunakan sebagai benteng pertahanan, kuil doa, serta goa. Dibangun pada Wangsa Syailendra, candi ini cukup berbeda karena teradapat keputren dan paseban. Wisatawan biasanya juga memburu sunset Candi Ratu Boko Jogja.

  1. Kawasan Candi Borobudur

Meninggalkan candi Hindu sebentar, kita akan beralih dan melihat peradaban candi Buddha terbesar sedunia yaitu Borobudur. Bukan hanya omong kosong jika situs Buddha ini masuk ke dalam daftar seventh wonder dunia. Jika anda perhatikan, kerumitan arsitektur dan pahatan, banyaknya stupa-stupa, dan patung-patung Buddha menjadikannya wajar masuk sebagai keajaiban dunia apalagi jika pada saat itu teknik dan alat pembangunan belum semodern sekarang. Selain Candi Borobudur, anda bisa sekalian mengunjungi Candi Pawon dan Candi Mendut yang jaraknya cukup dekat dengan Borobudur.

4. Candi Sambisari

Candi Hindu yang satu ini memiliki cerita unik karena ditemukan terpendam di bawah tanah oleh seorang petani setempat. Setelah digali, ternyata ditemukanlah Candi Sambisari Jogja ini. Sambisari beraliran Hindu Syiwa dan satu-satunya candi yang dibangun dibawah permukaan tanah. Selama ratusan tahun Sambisari tertimbun oleh material yang dihasilkan oleh letusan dahsyat Merapi hingga akhirnya ditemukan kembali dan dipugar.

  1. Candi Sari

Candi Sari Jogja adalah bangunan keagaamaan umat Buddha. Itu dapat terlihat dari stupa yang terdapat di atas bangunannya. Diduga candi ini dibangun bersamaan dengan Candi Kalasan di masa Rakai Panangkaran.

  1. Candi Kalasan

Candi yang satu ini berada di pinggir jalan sehingga yang melintas di jalan Kalasan pasti akan melihat tubuh bangunan yang satu ini. Candi Kalasan Jogja juga sering disebut sebagai Candi Tara karena sengaja dibangun untuk memuja Dewi Tara. Ini sekaligus menjadi hadiah penikahan Pancapana (Dinasti Sanjaya) dan Dyah Pramudya Wardhani (Dinasti Syailendra). Candi yang baru-baru ini selesai dipugar sebenarnya adalah candi Buddha tertua di Yogya karena dibangun tahun 778 SM.

  1. Candi Barong

Terletak di perbukitan dekat dengan Candi Prambanan, Candi Barong diberi nama sesuai dengan hiasan Barong atau Kala Makara atau Kepala Singa yang menandakan ini adalah candi Hindu. Candi Barong Jogja dibangun untuk memuja Dewa Wisnu dan Dewi Laksmi. Barong yang terdapat dalam setiap pintu adalah simbol tolak bala umat Hindu sehingga ketika masuk ke ruang doa di dalamnya, manusia sudah dalam keadaan suci.

  1. Candi Ijo

Candi Ijo Jogja merupakan candi yang terletak di perbukitan paling tinggi di Kecamatan Prambanan. Diberi nama Ijo sesuai dengan nama daerahnya yaitu perbukitan Ijo. Candi ini menjadi candi tertinggi di Jogja. Wisata candi ini tentu bukan hanya menyuguhkan sejarah namun juga pemandangan kota Jogja di bawah kaki yang menyejukkan.

  1. Candi Plaosan

Candi Plaosan terletak sangat dekat dengan Candi Prambanan. Candi ini dibagi menjadi Plaosan Lor atau utara dan Plaosan Kidul atau selatan. Uniknya, jika Prambanan adalah kompleks keagamaan umat Hindu, Plaosan adalah candi umat Buddha. Ini menjadi simbol bahwa kedua agama dapat hidup rukun bersama. Uniknya lagi terdapat pahatan-pahatan bergaya Hindu dalam candi. Plaosan juga menjadi lambang cinta kasih Rakai Pikatan dan Pramudya Wardhani sehingga penduduk local meyakini keharmonisan rumah tangga dapat terjaga jika pasangan suami istri datang kemari.

  1. Candi Sojiwan

Masih berada di kecamatan Prambanan, satu lagi Candi Buddha  yang terkenal di Jogja yaitu Candi Sojiwan. Diduga candi ini dibangun di waktu yang bersamaan dengan Plaosan. Menurut prasasti Rukam, Sojiwan merupakan candi pedharmaan Ratu Pramodhawardhani. Relief-relief Sojiwan menceritakan kisah Jataka yang berasal dari India.

Itu tadi daftar candi-candi terpopuler di Jogja yang harus anda kunjungi. Mempelajari sejarah itu perlu agar kita tidak dikenal sebagai bangsa yang bodoh yang tidak menghargai cerita peninggalan nenek moyangnya. Kunjungi wisata candi Jogja ini bersama Pamitran.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
About the Author

Leave a Reply

*

%d bloggers like this: